Minggu, 04 Oktober 2015

كتاب الطهارة

"كتاب الطهارة"

تعريف الطهارة لغة : النظافة والخلوص من الأدناس الحسية : كالطهارة عن الحدث والخبث، والمعنوية : كالطهارة عن الأمراض القلبية : كالعجب والكبر والحسد والريا.

"Kitab Menjelaskan Tentang Thoharoh"

Ta'rif (definisi) Thoharoh menurut lughot (bahasa) adalah bersuci dan membersihkan dari berbagai macam kotoran yang Hissi (dzohir/bisa dirasakan oleh panca indra), contohnya seperti bersuci dari hadats dan najis.

Juga membersihkan dari kotoran yang ma'nawi (batin), contohnya seperti membersihkan diri dari berbagai macam penyakit hati seperti: Ujub (merasa diri lebih dari orang lain), Takabbur (Sombong), Hasud (iri/dengki), dan Riya.

Bersambung....

Kamis, 17 September 2015

"Macam-macam Hukum Syar'i (Syara')"

بسم الله الرحمن الرحيم

"الأحكام الشرعي"

ينقسم الحكم الشرعي الى قسمين :
١. حكم شرعي تكليفي
٢. حكم شرعي وضعي

الحكم الشرعي التكليفي هو: خطاب الله تعالى المتعلق بأفعال المكلفين.
وينقسم إلى خمسة أقسام : الفرض والسنة والحرام والمكروه والمباح.

"Macam-macam Hukum Syar'i (Syara')"

Hukum Syar'i terbagi menjadi dua bagian:
1. Hukum Syar'i Taklifi
2. Hukum Syar'i Wadh'i

Adapun yang dinamakan hukum Syar'i Taklifi ialah : Peraturan Allah SWT yang dikaitkan dengan perbuatan orang mukallaf (islam, baligh & berakal sehat).

Hukum Syar'i Taklifi terbagi menjadi lima bagian :
1. Fardhu
2. Sunat
3. Haram
4. Makruh
5. Mubah

١. الفرض لغة : النصيب واللازم، وشرعا : ما طلبه الشارع طلبا جازما.

1. Fardhu menurut bahasa ialah bagian dan atau ketetapan. Dan Fardhu menurut Syara' ialah Suatu perkara yang dituntut oleh syari'at dengan tuntutan yang pasti.

حكمه : يثاب فاعله ويعاقب تاركه.

Hukum daripada Fardhu ialah diberi pahala orang yang mengerjakannya dan disiksa orang yang meninggalkannya.

مرادفاته : خمسة، وهي : المكتوب، والواجب، والركن واللازم، والمتحتم.

Adapun lapad-lapad yang menyerupai dengan Fardhu dalam segi ma'nanya ada 5, yaitu:
1. Maktub, 2. Wajib, 3. Rukun, 4. Lazim, 5. Mutahattim.

٢. السنة لغة : الطريقة، وشرعا : ما طلبه الشارع طلبا غير جازم.

2. Sunnat menurut bahasa ialah : perjalanan, dan Sunnat menurut Syara' ialah suatu perkara yang dituntut oleh syari'at dengan tuntutan yang tidak pasti.

حكمها : يثاب فاعلها امتثالا ولا يعاقب تاركها.

Adapun hukum daripada sunnat ialah diberi pahala orang yang mengerjakannya dan tidak akan disiksa orang yang meninggalkannya.

مرادفاتها : سبعة : المندوب، والمستحب، والحسن، والمرغب غيه، والتطوع، والنافلة، والفضيلة.

Lapad-lapad yang menyerupai dengan Sunnat dalam segi ma'nanya ada 7, yaitu:
1. Mandub, 2. Mustahab, 3. Hasan, 4. Muroghghob Fiih, 5. Tathowwu', 6. Nafilah, 7. Fadhilah.

٣. الحرام لغة : المحظور ، وشرعا : ما نهى عنه الشارع نهيا جازما.

3. Haram menurut bahasa adalah yang dilarang, dan Haram menurut Syara' ialah suatu perkara yang dilarang oleh syari'at dengan larangan yang pasti.

حكمه : يثاب تاركه إمتثالا، ويعاقب فاعله.

Adapun hukum daripada haram ialah diberi pahala orang yang meninggalkannya karena mamatuhi perintah, dan akan disiksa orang yang mengerjakannya.

مرادفاته : ستة : المحظور، والممنوع، والذنب، والمعصية، والمزجور عنه، والمتوعد عليه.

Lapad-lapad yang menyerupai dengan haram dalam segi ma'nanya ada 6, yaitu:
1. Mahdzhur, 2. Mamnu', 3. Dzanbu, 4. Ma'shiyyat, 5. Mazjur 'Anhu, 6. Mutawa'ad 'Alaih.

٤. المكروه لغة : المرغوب عنه، وشرعا : ما نهى الشارع عنه نهيا غير جازم.

4. Makruh menurut bahasa ialah perkara yang dibenci, sedangkan makruh menurut Syara' adalah perkara yang dilarang oleh syari'at dengan larangan yang tidak pasti.

حكمه : يثاب على تركه إمتثالا، ولايعاقب على فعله.

Adapun hukum daripada makruh ialah diberi pahala orang yang meninggalkannya karena mematuhi perintah, dan tidak akan disiksa orang yang mengerjakannya.

٥. المباح لغة : الجائز، وشرعا : ما كان تركه وفعله على السواء.

5. Mubah menurut bahasa adalah boleh, sedangkan mubah menurut istilah syara' adalah perkara yang ditinggalkan dan dikerjakan sama saja.

حكمه : لايثاب فاعله ولايعاقب تاركه إلا بالنية الصالحة، فيثاب.

Adapun hukum daripada mubah itu ialah tidak diberi pahala orang yang mengerjakannya dan tidak akan disiksa orang yang meninggalkannya, kecuali bila dilakukan dengan niat niat yang bagus (sholih), maka akan diberi pahala.

مرادفاته ثلاتة : الجائز، والحلال، والطلق

Lapad-lapad yang menyerupai dengan mubah dalam segi ma'nanya ada 3, yaitu: 1. Jaiz, 2. Halal, 3. Tholaq.

أما الحكم الشرعي الوضعي فهو خطاب الله الوارد بكون الشيئ سببا، أو شرطا، أو مانعا، أو صحيحا، أو فاسدا.

Adapun hukum syar'i wadl'i itu ialah peraturan Allah yang datang dikarenakan adanya sebab, ataupun syarat, ataupun mani' (penghalang), ataupun shohih ataupun fasid.

فينقسم إلى خمسة أقسام : السبب، والشرط، والمانع، والصحيح، والفاسد.

Oleh karena itu, maka hukum syar'i wadl'i terbagi menjadi lima bagian : 1. Sabab, 2. Syarat, 3. Mani', 4. Shohih, 5. Fasid.

والله أعلم بالصواب.

Jumat, 03 April 2015

✿✿ Subhanallah, Semut Berbicara Didalam Alquran, Dan ilmuwan Membuktikannya ✿✿

Nabi Sulaiman adalah seorang nabi dan rasul Allah yang diberikan mukjizat oleh Allah yaitu ia dapat mengerti bahasa binatang. Nabi Sulaiman A.S merupakan anak dari Nabi Daud A.S, dalam Alquran namanya disebutkan sebanyak 27 kali. Ia diangkat menjadi raja di kerajaan bani Israil setelah ayahnya wafat, tak hanya menjadi raja bani Israil, Allah memberikannya kemampuan untuk menjadi raja untuk bangsa jin dan binatang. Oleh karena itu, Nabi Sulaiman bisa mengerti berbagai macam bahasa binatang termasuk semut.

Dalam sebuah kisah di dalam Alquran, dikisahkan bahwa pada saat itu Nabi Sulaiman dan bala tentaranya sedang melintasi sebuah jalan yang di jalan itu terdapat gerombolan semut. Dalam ayat tersebut Allah menyebutkan bahwa semut-semut tersebut dapat berbicara satu sama lain."Hingga apabila mereka sampai di lembah semut berkatalah seekor semut: Hai semut-semut, masuklah ke dalam sarang-sarangmu, agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari";" [QS. An-Naml ayat 18]

Sebagai umat Islam, kita percaya bahwa apa yang tertera di dalam Alquran tidak ada yang sia-sia. Namun, bagi orang-orang yang tidak mempercayai Alquran, pastilah ayat diatas hanya dianggap sebagai bualan belaka.

Namun, fakta kebenaran Alquran kembali terungkap melalui sebuah penelitian ilmiah. Science Magazine yang terbit pada 6 Februari 2009 menuliskan sebuahhasil penelitian ilmiah terbaru yang menyatakan semut dapat berbicara.

Dalam penemuan tersebut mengungkapkan bahwa kemajuan teknologi audio yang canggih telah memungkinkan para ilmuwan untuk meneliti dan menemukan kesimpulan bahwa semut-semut secara rutin berbicara antara satu dengan yang lainnya.

Semut Sebagian besar memiliki semacam papan alami dan plectrum yang terdapat dalam perut mereka yang dapat mengeluarkan suara sebagai media untuk berkomunikasi dengan sesamanya.

Menggunakan microfon dan speaker mini yang canggih yang dapat dimasukkan kedalam sarang semut, peneliti menemukan bahwa ratu semut dapat mengeluarkan instruksi kepada para pekerja mereka.

Para peneliti heran, yang berhasil membuat rekaman pertama dari semut ratu "berbicara", juga menemukan bahwa serangga lain pun meniru hal yang persis sama. Kupu-kupu besar Rebel adalah salah satu dari sekitar 10.000 makhluk yang memiliki hubungan parasit dengan semut dan sekarang ditemukan telah belajar untuk meniru suara dengan menggunakan sinyal kimia.

Larva Kupu-kupu dibawa oleh semut ke sarang di mana mereka diberi makan oleh pekerja. Ketika koloni terganggu semut akan menyelamatkan larva. Bahkan jika mereka kekurangan makanan, semut akan mengorbankan diri mereka sendiri sebagai bahan makanan pengganti.

Hasil penelitian beberapa dekade yang lalu telah menunjukkan bahwa semut mampu membuat panggilan menggunakan alarm berbunyi, tetapi baru-baru ini hasil riset telah menunjukkan bahwa kosa kata mereka mungkin jauh lebih besar dan mereka juga dapat "berbicara" satu sama lain.

Profesor Jeremy Thomas, dari University Oxford, mengatakan kemajuan teknologi telah memungkinkan penemuan baru, hal itu karena komunikasi semut bisa direkam secara subjektif.

Para peneliti melakukan penelitian dengan cara memasukkan speaker mini yang berisi rekaman suara ratu semut ke dalam sarang semut kemudian memutarnya. Hal ini ternyata mampu menarik perhatian para semut dan membuat mereka bersiaga."Ketika kami memutar suara ratu yang mereka lakukan kemudian adalah bersiap siaga. Mereka akan bergerak berdiri sambil mengulurkan antena mereka ke depan dan rahang (capit) mereka terbuka selama berjam-jam. Siapa saja makhluk asing yang berada di dekat mereka, mereka akan serang," katanya.

Dia menggambarkan bagaimana semut akan melakukan gerakan menekan antena mereka ke arahspeaker seperti mereka menyambut yang lain dalam sarang semut.

"Kita pasti pernah lihat semut bersalaman ketika mereka bertemu. Seperti itulah mereka melakukannya." lanjutnya.

Profesor Thomas masih belum mengetahui dengan pasti tentang berapa jumlah semut yang mengandalkan suara untuk bahasa mereka, namun ia menduga penelitian lebih lanjut akan mengungkapkan kosakata yang lebih luas daripada yang terlihat sebelumnya.

Sedangkan menurut buku "Encyclopedia of Entomology" karangan John L. Capinera halaman 92, dikatakan setidaknya ada 4 jenis senyawa kimia yang dikeluarkan semut dalam berkomunikasi, dengan mengambil contoh semut African Weaver:

Hexanal: Zat ini menarik perhatian dan membangunkan ketertarikan mereka.

Hexanol: Semut-semut menjadi siaga dan berlarian ke segala arah dalam rangka mencari sumber masalah.

Undecanone: Saat dipancarkan, ini menarik semut ke sumber bahaya, dan membuat mereka menggigit semua objek asing pada daerah semut.

Butyloctenal: Meningkatkan agresi dan kesiapan mereka untuk mengorbankan diri.

Dalam surat An-Naml ayat 18 di atas, kira-kira seperti inilah percakapan para semut tersebut:

1. "Hai para semut": dalam tahap ini, Hexanal di keluarkan, memasuki fasa alerting dimana semut tersebut meminta perhatian semut yang lain.

2. "kembalilah ke sarangmu" : dalam tahap ini, Hexanal lebih intense dikeluarkan, menyebabkan apayang dikatakan oleh John L. Capinera di atas, semut-semut berlari dengan cepat dan acak, serta mengubah arah.

3. "agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan tentaranya" : dalam tahap ini, Hexanol di keluarkan, mengakibatkan fasa attraction dan stopping dimulai,di mana perhatian para semut di arahkan kepada source atau sumber bahaya, dalam hal ini adalah Sulaiman dan tentaranya.

4. "sedangkan mereka tidak menyadari" : dalam tahap ini, semut-semut itu di perintahkan untuk holding, bukan bitting. Undercanone dan Butyloctenal dalam kadar tertentu bersama-sama menentukan jenis pertahanan apa yang harus mereka buat untuk mempertahankan diri dan sarang mereka. Dalam hal ini yang diperintahkan adalah "hold" atau tunggu.

"Jangan serang, karena mereka tidak menyadari. Mereka tidak sengaja akan menginjak kita dan menyerang kita".

Inilah keajaiban Alquran yang telah dibuktikan oleh penelitian ilmiah, semoga dengan demikian kita bisa menjadi lebih yakin akan kebenaran Alquran.

والله أعلم بالصواب

DOSA YANG MERUSAK PERNIKAHAN

A. Suami:
1. Suami tidak berfungsi menjadi pemimpin dengan baik, akibatnya saling melukai.
2. Suami gagal menjadikan Istri nomer satu dalam hidupnya.
3. Suami membandingkan Istri dengan wanita lain.
4. Suami kurang disiplin mengontrol emosi dan kebiasaan buruk.
5. Suami gagal memuji hal-hal kecil dari Istri.
6. Suami menolak pendapat Istri.
7. Suami tidak pernah minta maaf.

B. Istri:
1. Istri tidak menghargai Suami sebagai otoritas.
2. Istri gagal menundukkan diri kepada Suami.
3. Istri gagal menampilkan kecakapan manusia batiniah.
4. Istri gagal menunjukan rasa syukur kepada Suami.

Kebutuhan seorang Suami:
1. Sex.
2. Istri sebagai sahabat.
3. Rumah yang rapi.
4. Istri yang menarik.
5. Saling menghargai.

Kebutuhan seorang Istri:
1. Kasih sayang dan penghargaan.
2. Diajak bicara.
3. Jujur dan terbuka.
4. Keuangan yang cukup.
5. Komitmen terhadap keluarga.

Ingat!!!
Kepala keluarga yang berhasil dalam keluarga maka keberhasilan yang lain akan mengikuti. Kepala keluarga yang gagal dalam keluarga maka kegagalan lain akan mengikuti.

Kebahagiaan perkawinan membutuhkan perjuangan yang tidak kenal lelah, dan membutuhkan kehadiran dan pertolongan Tuhan.

Berbahagialah mereka yang benar-benar menikmati hidup rumah tangga yang rukun dan damai, meskipun itu harus diperoleh dengan cucuran air mata.

Belaian tangan suami adalah emas bagi istri. Senyum manis sang istri adalah permata bagi suami. Kesetiaan suami adalah mahkota bagi istri. Keceriaan istri adalah sabuk di pinggang suami. Perbaikilah apa yang bisa diperbaiki sekarang sebelum terlambat. Cintailah pasangan yang telah Tuhan pilih untukmu!!!

Semoga Tuhan memberkahi Pernikahan Anda!!!
Bagi yang belum Menikah, semoga ini bisa menjadi bekal kelak bila Anda menghadapi hidup Pernikahan.

*) Bila bermanfaat boleh disebarkan!!! Terima kasih

Rasulallah SAW bersabda :"Barang siapa yang menyampaikan 1(satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya, maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala." (HR. Al-Bukhari)

Subhanallah, Semoga kita dapat mengambil pengetahuan bermanfaat yang bernilai ibadah lewat tulisan ini dan mengamalkan dalam kehidupan sehari - hari. Aamiin....

Senin, 19 Januari 2015

" SYAIR KISAH SANG ROSUL "

Hasil karya :
Imam Besar Front Pembela Islam ( FPI )
Habib RIZIEQ bin HUSEIN SYIHAB

https://www.youtube.com/watch?v=-ft0E1J199Y

رَاحَتِ الاَطيَارُ تَشدُو فِى لِيَالىِ المَولِد

Burung -burung berkicau teramat bahagia
Di malam kelahiran Baginda Nabi SAW

وَبَرِيقُ النُّورِيَبدُو مِن مَعَانِى اَحمَدِفِى لَيَالِى المَولِد

Dan kilatan cahaya terpancar penuh makna-makna
dari Ahmad, yakni Baginda Nabi SAW

Bait 1 :
Abdullah nama ayahnya
Aminah ibundanya
Abdul Muthallib kakeknya
Abu Thalib pamannya
Khadijah istri setia
Fathimah putri tercinta
Semua bernasab mulia
Dari Quraisy ternama

Inilah kisah Sang Rasul
Yang penuh suka duka
Oh penuh suka duka

Bait 2 :
Dua bulan di kandungan
Wafat ayahandanya
Tahun gajah dilahirkan
Yatim dengan kakeknya
Sesuai adat yang ada
Di susui Halimah
Enam tahun usianya
Wafat ibu terpuja

Bait 3 :
Delapan tahun usia
Kakek meninggalkannya
Abu Thalib pun menjaga
Paman paling membela
Saat kecil penggembala
Dagang saat remaja
Umur dua puluh lima
Memperistri Khadijah

Bait 4 :
Diumur ketiga puluh
Mempersatukan bangsa
Saat peletakan batu
Hajar Aswad mulia
Genap empat puluh tahun
Mendapatkan risalah
Ia pun menjadi Rasul
Akhir para anbiya

Bait 5 :
Setelah dapat Risalah
Da'wah di keluarga
Khadijah Islam pertama
Ali muda kedua
Zaid anak angkat setia
Juga dapat hidayah
Abu Lahab sangat murka
Dia paman durjana

Bait 6 :
Setelah Da'wah keluarga
Da'wah ke Sahabatnya
Abu Bakar yang pertama
Bela sepenuh jiwa
Umar dan Utsman tak kalah
Turut serta membela
Para Shahabat yg mulia
Berlomba dalam Da'wah

Bait 7 :
Tiga tahun Rahasia
Lalu Da'wah terbuka
Nabi dicaci dihina
Bahkan juga difitnah
Nabi sabar dalam da'wah
Tak mundur walau selangkah
Ancaman Teror dan Siksa
Menimpa pengikutnya

Bait 8 :
'Ammar dan ibu bapaknya
Di siksa kafir durjana
Sumayyah nama ibunya
Mati syahid pertama
Dan Yasir nama ayahnya
Mati syahid kedua
Tsuwaibah dibunuh juga
Abu Fukaihah disiksa

Bait 9 :
Mush'ab tampan kaya raya
Di siksa keluarga
Mush'ab pun pantang menyerah
Ia lari dari siksa
Bilal sang budak mulia
Di paksa pindah agama
Bilal tegar tak menyerah
Ikut Allah yang Esa

Bait 10 :
Zunairah Sahabat Wanita
Di siksa hingga buta
Khobbab pun di seterika
Ibnu Mas'ud dianiaya
Nabi pun mencari cara
Selamatkan yang lemah
Nabi pun kirim mereka
Hijrah ke negeri Habasyah

Bait 11 :
Habasyah negeri Afrika
Najasyi yang berkuasa
Dialah pemberi suaka
Untuk muslim berhijrah
Kafir Quraisy mengejarnya
Najasyi di hasutnya
Tampil Ja'far sang pembela
Dengan kuat Hujjahnya

Bait 12 :
Walau diteror disiksa
Islam makin bertambah
Kafir Quraisy tak terima
Mereka tawar agama
Sehari sembah berhala
Sehari sembah Yang Esa
Allah pun perintah Nabi-Nya
Tolak campur agama

Bait 13 :
Mereka mengirim Utbah
Bujuk Nabi dengan dunia
Tapi Nabi menolaknya
Walau berat bebannya
Walau Surya di kanannya
Dan Bulan di kirinya
Nabi takkan tinggal Da'wah
Hingga maut menjemputnya

Bait 14 :
Kafir Qurasiy sangat marah
Mengirim para pemuda
Tuk bunuh Nabi mulia
Bani Hasyim pun menjaga
Bani Muthollib pun tak kalah
Ikut jaga membela
Dipimpin paman mulia
Abu Tholib Sang Pembela

Bait 15 :
Kafir Qurasiy semakin murka
Umat Islam diboikotnya
Petisi Murka dibuatnya
Di simpan dalam Ka'bah
Umat Islam menderita
Lapar, haus, dahaga
Dikepung di Kota Mekkah
Tiga tahun lamanya

Bait 16 :
Allah mengirim rayapnya
Makan Petisi Murka
Rayap melumat isinya
Kecuali Nama Yg Esa
Kafir Quraisy terperangah
Petisi Murka berakhir sudah
Upaya membungkam Da'wah
Semua porak poranda

Bait 17 :
Sepuluh tahun risalah
Khadijah tutup usia
Dan pada tahun yang sama
Abu Tholib meninggalkannya
Kafir Quraisy pun gembira
Ganggu Nabi sebebasnya
Nabi pun dianiaya
Kafir Quraisy Durjana

Bait 18 :
Ke Thoif Nabi berhijrah
Di usir penduduknya
Nabi kembali ke Mekkah
Terpaksa dalam suaka
Nabi di penjara kota
Tak boleh lagi berda'wah
Itulah tahun berduka
Di tinggal para pembela

Senin, 12 Januari 2015

TIGA HAL YANG HARUS DIWASPADAI

Diriwayatkan dari Rasulullah SAW bahwa beliau pernah bersabda:

من أصبح وهو يشكو ضيق المعاش فكأنما يشكو ربه، ومن أصبح لأمور الدنيا حزينا فقد أصبح ساخطا على الله، ومن تواضع لغني لغناه فقد ذهب ثلثا دينه
(Man Ashbaha Wahuwa Yasykuu Dliiqol Ma'aasyi Faka-annamaa Yasykuu Robbahu, Waman Ashbaha Li-umuurid Dunyaa Haziinan Faqod Ashbaha Saakhithon 'Alallah, Waman Tawaadlo'a Lighoniyyin Lighinaahu Faqod Dzahaba Tsulutsa Dinihi)

A. "Barang siapa di pagi hari mengeluhkan kesulitan hidupnya (kepada orang lain), berarti seakan-akan dia mengeluhkan Rabbnya.

B. Barang siapa di pagi hari bersedih karena urusan duniawinya, berarti sungguh di pagi itu dia tidak puas dengan ketetapan Allah.

C. Barang siapa menghormati seseorang karena kekayaannya, maka sungguh telah lenyaplah ⅔ (dua pertiga) agamanya."

والله أعلم بالصواب.

Selasa, 02 September 2014

Maulana Syekh Muhammad Hisyam Kabbani

Dakwah Sufi di Masa Kini

Syekh Muhammad Hisyam Kabbani adalah seorang ulama dan syekh Sufi dari Timur Tengah. Ia adalah lulusan American University di Beirut di bidang Kimia dan dari sana ia mengambil gelar Kedokteran di Louvain, Belgia. Ia juga meraih gelar di bidang Syariah dari Damaskus. Sejak masa kanak-kanak, ia menemani Syekh ‘Abdullah ad-Daghestani dan Syekh Muhammad Nazim al-Haqqani, grandsyekh dari Tarekat Naqsybandi ‘Aliyyah di masa ini. Ia telah banyak melakukan perjalanan ke seluruh Timur Tengah, Eropa, dan Timur Jauh dalam menemani syekhnya. Pada tahun 1991 ia pindah ke Amerika dan kemudian mendirikan yayasan Tarekat Sufi Naqsybandi-Haqqani di Amerika. Sejak saat itu, ia telah membuka tiga belas Pusat Sufi di Kanada dan Amerika Serikat. Ia telah memberi kuliah di banyak universitas, termasuk Oxford, University of California di Berkeley, University of Chicago, Columbia University, Howard, McGill, Concordia, Dawson College, begitu pula di banyak pusat religius dan spiritual di seluruh Amerika Utara, Eropa, Timur Jauh dan Timur Tengah. Ke mana pun Syekh Hisyam Kabbani pergi, kegiatannya adalah menyebarkan ajaran Sufi dalam lingkup persaudaraan antar umat manusia dan kesatuan dalam kepercayaan terhadap Tuhan yang terdapat dalam semua agama dan jalur spiritual. Usahanya diarahkan untuk membawa spektrum keagamaan dan jalur-jalur spiritual yang beragam ke dalam keharmonisan dan kerukunan, dalam rangka pengenalan akan kewajiban manusia sebagai khalifah di planet yang rentan ini dan satu sama lainnya. Sebagai seorang syekh Sufi, Syekh Hisyam, telah diberi otoritas dan izin untuk membimbing para pengikutnya menuju Kecintaan terhadap Tuhan dan menuju maqam-maqam yang telah ditetapkan oleh Sang Pencipta bagi mereka. Pelatihan spiritualnya yang berat selama 40 tahun di bawah bimbingan grandsyekh dan syekhnya telah memberinya kualitas luhur mencakup kebijaksanaan, cahaya, kecerdasan, dan kasih sayang yang diperlukan bagi seorang Guru sejati dalam Tarekat. Pencapaian misi Syekh Hisyam di Amerika adalah kontribusinya yang unik bagi Upaya Manusia dalam mencapai takdir tertingginya, yaitu kedekatan dengan Tuhan. Perjuangannya untuk menyatukan hati umat manusia dalam perjalanan mereka menuju Hadirat Ilahi barangkali merupakan warisan terbesarnya bagi dunia Barat. Syekh Hisyam Kabbani adalah menantu dari Mawlana Syekh Nazim Al-Haqqani. Beliau telah menjadi pengikut Mawlana Syekh Nazim dan Mawlana Syekh Abdullah selama lebih dari 50 tahun. Pencapaian yang telah beliau raih adalah bukti yang cukup siapa beliau. Beliau telah mengabdikan dirinya di jalan Syekhnya, Nabinya dan di Jalan Allah. Untuk menyebutkan beberapa pengorbanan dan pencapaian Syekh Hisyam akan diperlukan banyak volume. Lidah tidak mampu untuk menemukan kata-kata untuk menemukan kata-kata untuk menggambarkan kepribadian sebesar Syekh Hisyam. Sebagian besar dari kita bahkan belum lahir ketika Syekh Hisyam mulai menjalani pelayanan di bawah Grandsyekh Abdullah dan Syekh Nazim. Kami percaya bahwa yang paling baik dalam menggambarkan Syekh Hisyam, adalah orang yang paling mengenal beliau dengan baik, yaitu guru beliau, Mawlana Syekh Nazim. Syekh Kabbani adalah salah satu dari ulama-ulama dunia ternama dalam sejarah Islam dan ilmu spiritual Sufisme. Sebagai deputi dari mursyid Tarekat Naqsybandi Haqqani, Syekh Kabbani juga merupakan pembimbing dan guru bagi sekitar 2 juta Muslim di seluruh dunia, khususnya di Amerika Serikat, Inggris dan Asia Tenggara. Pendidikan Sarjana Kimia dari American University of Beirut, Lebanon. Studi Kedokteran di Louvain, Belgia. Gelar dalam Syariah Islam, Damaskus, Suriah. Ijazah untuk mengajar, membimbing dan memberi nasihat kepada murid-murid dalam spiritualitas Islam dari Syekh Muhammad Nazim Adil yang ternama, pemegang otoritas Mazhab Fiqh Hanafi di Timur Tengah dan pemimpin dunia dari Tarekat Naqsybandi Haqqani. Posisi Sekarang: Ketua, Islamic Supreme Council of America Ketua, Naqshbandi Haqqani Sufi Order of America Ketua, As-Sunnah Foundation of America Pendiri, Sufi Muslim Council UK dan Center for Spirituality and Cultural Advancement UK Pencapaian Terkini Melaksanakan perjalanan ke Ghana, Pantai Gading dan Kenya untuk bertemu dengan para ulama dan tokoh masyarakat membicarakan tentang pelestarian kebudayaan tradisional Muslim; dan bertemu dengan presiden Pantai Gading, Yang Terhormat Laurent Gbagbo, dan Perdana Menteri Kenya, Yang Terhormat Raila Amolo Odinga untuk membahas tentang kebangkitan radikalisme Islam di Afrika dan penghancuran budaya kuno Muslim. Februari 2010 Mendirikan badan amal yang terdaftar di Inggris dan pada saat peluncurannya mengundang Yang Mulia Pangeran Charles untuk menghadiri acara bertema "Spirituality in Action" Juni 2009 Bertemu dengan pemimpin oposisi Australia, Malcolm Turnbull, dan pejabat pemerintah lainnya. Mei 2009 Memperingati Maulid Nabi Muhammad (saw) bersama Presiden Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono dan dihadiri sekitar 250.000 jemaah di Masjid Istiqlal, masjid terbesar di Asia Tenggara. April 2009 Memperingati Maulid Nabi Muhammad (saw) di the House of Commons, Majelis Rendah dalam Parlemen Kerajaan Inggris. Dihadiri oleh Rt. Hon. Hazel Anne Blears, Menteri Sekretaris Negara dan Rt. Hon. Jacqui Smith, Menteri Dalam Negeri. November 2008 Bertemu Perdana Menteri Sri Lanka, Yang Terhormat Rathnasiri Wickramanayake, untuk membahas bagaimana dan bantuan apa yang diperlukan oleh umat Muslim terkait dengan situasi terkini di Sri Lanka. November 2008 Bertemu Presiden Sri Lanka, Yang Terhormat Mahinda Rajapakse, untuk menyampaikan pandangan tentang Terorisme dan bagaimana membangun perdamaian di Sri Lanka. Maret 2008 Tamu kehormatan dalam acara pembukaan interfaith house of worship pertama di Los Angeles, California. Maret 2008 Penyelenggara Road Show Pencegahan Ekstrimisme yang kedua di Britania Raya. Desember 2007 Penyelenggara Road Show Pencegahan Ekstrimisme yang pertama di Britania Raya. Agustus 2007 Menjadi tamu pribadi bagi Kolonel Qaddafi di Libya untuk membicarakan bagaimana membatasi ancaman radikalisme Islam. Juni 2006 Bertemu dengan Yang Mulia Pangeran Charles untuk berdiskusi tentang pentingnya Sufisme dalam Islam dan mempromosikan spiritualitas universal yang ada di antara seluruh manusia. Mei 2006 Pembicara utama dalam Simposium Sufi Internasional yang diselenggarakan di San Jose, California. Maret 2006 Bertemu dengan staf dari Perdana Menteri Inggris Tony Blair, untuk mengemukakan pandangan-pandangan beliau pada situasi Islam di Inggris dan Eropa. Februari 2006 Bertemu dengan Wakil Presiden Amerika Serikat Richard Cheney untuk mengemukakan pandangan-pandangan beliau pada penanganan Islam radikal. Februari 2006 Bertemu dengan Ms. Fran Townshend, Asisten Presiden Amerika Serikat untuk Homeland Security (Keamanan Negara) dan wakilnya Mr. Juan Zarate juga untuk mendiskusikan tentang penanganan radikalisme dalam Islam dan menanggapi soal "kontroversi kartun." Juli 2005 dan Januari 2006 Mengadakan pertemuan-pertemuan pribadi dengan Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden Jusuf Kalla untuk memperkuat proyek-proyek bersama secara berkesinambungan pada "Rehabilitasi Jihad" bagi kaum muda Indonesia. April 2005 Bertemu dengan Sekretaris Luar Negeri Inggris Jack Straw untuk mendiskusikan situasi Islam terkini di Eropa. Maret 2005 Hadir dalam Konferensi White House Faith-Based and Community Initiatives Leadership dan bertemu dengan Presiden Bush di meja bundar pemrakarsa. Desember 2004 Ketua Undangan dan Pembicara dalam seminar "Global Challenges in Islam" (Tantangan Global dalam Islam) di Singapura. Lebih dari 3 hari beliau bicara dalam 3 forum agama yang berbeda. Bertemu dengan Majelis Ugama Islam Singapura (MUIS), Menteri Negara Urusan Luar Negeri dan Menteri Negara untuk Pendidikan. Bertemu dengan Rohan Gunaratna, Kepala Pusat Penelitian Internasional untuk Kekerasan Politik dan Terorisme, untuk mendiskusikan metode-metode mempromosikan Islam tradisional dan membatu tindakan "pemulihan" akibat terorisme. Desember 2004 Pembicara utama dan tuan rumah Konferensi Internasional para Ulama dan Aktivis di Jakarta, Indonesia mengusung tema "Islam and Civil Society in the 21st Century: A Path to Transformation" (Islam dan Masyarakat di Abad ke-21: Sebuah Jalan menuju Perubahan) merujuk pada topik "Principles of Leadership in War and Peace" (Prinsip-prinsip Kepemimpinan pada Saat Perang dan Perdamaian) diperinci dengan tindakan pelanggaran undang-undang oleh terorisme dan larangan melakukan bunuh diri sebagai suatu cara jihad dalam Islam. Memberikan khotbah Jumat di 2 masjid terbesar di Jakarta (Masjid Baitul Ihsan dan Masjid Istiqlal) dan menjadi tuan rumah selama konferensi. Dihadiri oleh Rektor University of Malaya dan Putra Mahkota Negara Bagian Perak-Malaysia Yang Mulia Raja Muda Nazrin Azlan Shah, Menteri Pendidikan Malaysia Dato Hisyamuddin Tun Hussein, Menteri Urusan Perempuan, Keluarga dan Pengembangan Masyarakat Malaysia Dato Seri Shahrizat Abdul Jalil, Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) sebagai Lembaga Non Pemerintah terbesar di Indonesia, K.H. Hasyim Muzadi, Duta besar Amerika Serikat B. Lynn Pascoe dan para pejabat lainnya. Desember 2004 Bertemu dengan Wakil Presiden Indonesia, Jusuf Kalla di kediamannya di Jakarta untuk mendiskusikan topik-topik kenegaraan. November 2004 Tamu Presiden Bush di Gedung Putih dalam acara Makan Malam Ramadan Tahunan. Agustus 2004 Menghadiri Konferensi Sidi Shekir dengan tema "Importance of Spirituality in Human Affairs" (Pentingnya Spiritualitas pada Manusia) di Marrakech-Maroko di bawah perlindungan Yang Mulia Raja Mohamad VI dan Menteri Urusan Agama. Juni 2004 Pembicara utama pada konferensi tahunan kedua Islamic Educational and Cultural Research Center (IECRC) di Kalifornia bagian utara. Juni 2004 Bertemu dengan Presiden Afganistan Yang Mulia Hamid Karzai dan memberikan undangan konferensi para pemimpin Islam yang akan diselenggarakan di Indonesia pada musim dingin tahun 2004. Mei 2004 Pembicara utama pada Universal Muslim Association of America di Washington, DC. Topik: "Extrimism is Inconsistent with Islam" (Ekstrimisme Bertentangan dengan Islam). Mei 2004 Pembicara utama pada Islamic Studies and Research of Association di Columbia-Carolina Selatan. Topik: "Classical Islam: Religion of Mercy" (Islam Klasik: Agama yang penuh rahmat). Mei 2004 Pembicara utama pada konferensi keagamaan internasional di Indonesia. Bertemu dengan kandidat-kandidat wakil presiden Indonesia. Di Malaysia bertemu dengan Menteri Pendidikan Yang Mulia Tun Hishamuddin Hussein dan Putra Mahkota Negara Bagian Perak Yang Mulia Raja Muda bin Azlan Shah. April 2004 Pembicara utama pada konferensi "Beyond Radical Islam?" yang diselenggarakan oleh Forum LeFrak dan Simposium "Science, Reason, and Modern Democracy" di Universitas negara bagian Michigan dan the Ethics and Public Policy Center di Washington, DC. Februari 2004 Memimpin delegasi internasional ke Thailand, Indonesia dan Malaysia. Di Thailand, menyajikan sebuah makalah di Forum Kepemimpinan Thailand, mengunjungi makam-makam umat Budha dan bertemu para pemimpin keagamaan; melaksanakan Zikir Akbar bersama 140.000 orang murid di Masjid Istiqlal, Indonesia; bertemu secara pribadi dengan Perdana Menteri Malaysia Yang Mulia Dato Seri Abdullah Badawi. Januari 2004 Bertemu dengan Perdana Menteri Turki Yang Mulia Recep Tayyib Erdogan untuk berdiskusi tentang membangun dialog lintas agama antara para akademisi Amerika Serikat dan kaum ulama dan perwakilan dari Turki yang setara. Januari 2004 Pembicara utama pada rapat tahunan dewan pengurus American Foreign Policy Coucil (Dewan Kebijaksanaan Luar Negeri Amerika) Desember 2003 Mewakili umat Muslim Amerika Serikat dalam konferensi internasional lintas agama bagi para pemimpin agama selama 3 hari di Spanyol. Oktober 2003 Ikut serta dengan Presiden George W. Bush dalam Iftar (buka puasa) di Gedung Putih. Menyampaikan pidato utama pada konferensi di Nixon Center yang bertema "Sufism and U.S. Policy" (Sufisme dan Kebijaksanaan Amerika Serikat). Juli dan Oktober 2003 Memimpin 2 delegasi internasional ke Indonesia dan Malaysia untuk bertemu dengan pemerintah dan para pemimpin agama sebagai bagian dari kampanye menentang keekstriman dalam beragama; memberikan ceramah di hadapan lebih dari 100.000 orang Muslim di Masjid Istiqlal Indonesia, menyerukan toleransi beragama, dan membuka sebuah institut baru yang didedikasikan bagi pengajaran Islam klasik. Mei 2003 Memberikan pidato pada Conference on Islam and America, disponsori oleh the Ethics and Public Policy Center di Washington, DC. Mei 2003 Memberikan pidato pada konferensi bagi para pendeta tentara di penjara federal yang disponsori oleh U.S. Bureau of Prisons (Biro Penjara Amerika Serikat) di Ann Harbor-Michigan; memperingatkan sikap berbahaya dari para ekstrimis dalam sistem-sistem koreksi federal. Januari-Februari 2003 Bepergian melintasi wilayah Amerika Serikat untuk menghadiri rapat-rapat koalisi pergerakkan dan kelompok-kelompok pengamat komunitas masyarakat untuk mengantisipasi munculnya gerakan keagamaan ekstrim dan untuk mempromosikan Islam tradisional. November 2002 Bertemu dengan Presiden Amerika Serikat George W. Bush dan berturut-turut dengan Sekretaris Negara Colin Powell di Gedung Putih dan Departement of State dalam rangka acara bulan Ramadan. September 2002 Bertemu dengan Presiden Amerika Serikat George W. Bush untuk acara resmi presiden Proclamation of the Days of Remembrance and Prayers yang digelar tanggal 6-9 September 2002. Agustus 2002 Diundang sebagai tamu Presiden Uzbekistan Islam Karimov untuk berkunjung ke republik tersebut dan mengeksplorasi topik-topik pembangunan yang berkenaan dengan pendidikan keagamaan. Juli 2002 Menyajikan sebuah makalah berjudul "Understanding Sharia" (Memahami Syariah) pada konferensi Freedom House di Washington, DC. dan sebuah makalah pada "Islam and Democracy" (Islam dan Demokrasi) untuk the Ethics and Public Policy Center. Maret 2002 Bertemu dengan Asisten Sekretaris Pertahanan Mr. Paul Wolfowitz beserta staf untuk memperkenalkan aktivitas ISCA (Islamic Supreme Council of America) termasuk mempromosikan Islam moderat ke seluruh dunia. Maret 2002 Menjadi pembicara tamu pada American Society for Industrial Security pada topik "Traditional Islam in the U.S." (Islam Tradisional di Amerika Serikat). Februari 2002 Menandatangani Memorandum of Understanding (Memo Kesepahaman) dengan Menteri Negara Indonesia pada pembangunan infrastruktur lembaga sipil dan mempromosikan Islam tradisional. Februari 2002 Bertemu dengan Deputi Perdana Menteri, Menteri Pertahanan, dan Menteri Pemuda untuk Malaysia untuk mendiskusikan isu-isu yang sedang dihadapi kaum Muslim setelah peristiwa 11 September. September 2001 Memberikan pertimbangan kepada banyak agen pemerintahan tentang topik-topik jaminan keamanan nasional karena hal itu berhubungan dengan pemberontak radikal atas nama agama baik di dalam maupun di luar negeri. Mei 2001 Memimpin ISCA Asian Tour ke Malaysia, Singapura, Indonesia, Sri Langka, Pakistan dan Jepang. April 2001 Memimpin 100 orang anggota delegasi ke Republik Uzbekistan sebagai tamu Presiden Uzbekistan. Januari 2001 Tamu Kehormatan dalam Rapat Tahunan National Committee of America Foreign Policy (Komite Nasional Amerika untuk Undang-undang Luar Negeri) September 2000 Sebagai utusan dalam konferensi UNESCO pada dialog lintas agama di Uzbekistan. Agustus 2000 Bertemu dengan Yang Mulia Presiden Islam Uzbekistan Karimov. April 2000 Pembicara utama di Central Asia-Caucasus Institute (CACI) konferensi Universitas Johns Hopkins dengan tema The Emergence of Religious Extremism in Central Asia and the Caucasus (Timbulnya Ekstrimisme Beragama di Central Asia dan Kaukasus). Maret 2000 Bertemu dengan Yang Mulia Presiden Denktash dan Menteri Luar Negeri Siprus. Januari 2000 Bertemu dengan Presiden Amerika Serikat Bill Clinton pada suatu acara di Gedung Putih dalam menghormati bulan Ramadan. November 2000 Ikut serta dalam wakil U.S. Congressional (Perwakilan Rakyat Amerika Serikat) dalam menghasilkan dukungan nasional untuk menandai bulan suci umat Islam, yaitu Ramadan secara resmi. 1 Februari 1999 Ditunjuk sebagai perwakilan pemeluk Islam pada konferensi Wakil Presiden Al Gore yang bertema "Corruption in Government" (Korupsi dalam Pemerintahan). 7 Januari 1999 Pembicara utama pada forum terbuka "Islamic Extremism" (Ekstrimisme Islam) di Departemen Dalam Negri Amerika Serikat. 7 Januari 1999 Pembicara utama pada forum "The Evolution of Wahhabism" (Evolusi Wahhabisme) di Universitas Johns Hopkins, Central Asia – Caucasus Institute. 7-9 Agustus 1998 Ketua 2nd International Islamic Unity Conference (Konferensi Internasional Kedua Persatuan Islami) di Washington, DC. Pencapaian Utama Mendirikan 23 Zawiyah sebagai pusat kegiatan untuk mempelajari ajaran Sufi di Amerika dan Kanada. Mendirikan Islamic Supreme Council of America, sebagai organisasi keagamaan yang didedikasikan untuk menyebarluaskan materi yang bersifat informatif mengenai Islam dan mempresentasikan pandangan Islami yang autentik dari para ulama mengenai urusan-urusan duniawi. Mendirikan As-Sunna Foundation of America untuk mengembangkan, menerbitkan publikasi Islam klasik, dan menyelenggarakan konferensi untuk menyediakan pendidikan Islam klasik. Bekerja dengan erat bersama pemerintah dan masyarakat di Malaysia, Indonesia, dan Singapura untuk mengembalikan praktik-praktik Sufi tradisional dan mencegah meningkatnya kaum radikal dalam agama di daerah terkait. Menjadi ketua dalam konferensi International Islamic Unity Conference, konferensi kedua ini berlangsung dengan sangat sukses di Washington, DC antara 7-9 Agustus 1998. Buku Classical Islam and the Naqshbandi Sufi Tradition, 840 halaman. Memaparkan secara detail tentang tradisi Tarekat Sufi Naqsybandi dari Islam klasik. The Approach of Armageddon? An Islamic Perspective, 294 halaman. Memaparkan tentang perspektif Islam mengenai ilmu dan teknologi dan prediksi kenabian mengenai akhir zaman dan Hari Perhitungan. Encyclopedia of Islamic Doctrine – Merupakan hasil penelitan dan penulisan selama 5 tahun, 1500 halaman, 7-volume, masing-masing mendeskripsikan akidah Islam menurut pendekatan klasik dari mazhab yurisprudensi utama dan akidah Islam. The Naqshbandi Sufi Way: History and Guidebook of the Saints of the Golden Chain Encyclopedia of Muhammad’s Women Companions. Angels Unveiled – pandangan modern tentang subjek tradisional. Artikel (Judul-judul lain juga tersedia di website http://www.islamicsupremecouncil.org) Understanding Sharia – Islamic Law from the classical Islamic perspective (Memahami Syariah—Hukum Islam dari perspektif Islam klasik) Islam & Democracy (Islam dan Demokrasi) Jihad: A Misunderstood Concept from Islam (Jihad: Konsep Islam yang Salah Dipahami) Pendapat Beliau Tentang Nahdlatul Ulama Dalam salah satu kunjungan beliau di kantor PBNU, beliau menyampaikan bahwa Nahdlatul Ulama yang telah berjuang sejak Komite Hijaz menyelamatkan makam Rasulullah dan Sahabat Abu Bakar dan Umar RA di Madinah dari perusakan penguasa Hijaz, sejatinya telah menyelamatkan akidah Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja). Dengan penyelamatan situs ini, NU menyelamatkan Aswaja dari sisi pandangan hukum maupun kenyataan. "Mayoritas masyarakat bahkan tidak mengetahui, dan tidak memperdulikan hal ini. Karena Kami selalu mendoakan agar para ulama NU saat ini diberi kekuatan untuk senantiasa membela faham Aswaja di muka bumi," tutur Syeikh Hisyam Kabbani ketika diterima Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siradj. Lebih lanjut Hisyam Kabbani berharap, NU tetap dapat menjaga kemajemukan dan perbedaan pendapat yang merupakan rahmat. "Karena telah banyak contoh di negara-negara Muslim, bahwa mereka yang tidak dapat menghargai perbedaan akan terjerumus ke dalam perpecahan dan peperangan," terang Hisyam. Hisyam kemudian mencontohkan negara-negara seperti Pakistan, Afganistan, Irak dan sebagian besar negara-negara Afrika yang menjadi medan perang di antara sesama Muslim. Tragisnya, lanjut Hisyam, pertikaian tersebut seringkali disulut oleh perbedaan sekte agama, seperti antara sunni dengan syiah. "Padahal Allah memerintahkan kepada segenap umatnya untuk selalu bersatu dan berpegang teguh dengan agama Allah. Sementara kenyataan yang berlaku sungguh-sungguh sangat menyedihkan," jelas Hisyam. Karenanya, tutur Hisyam, persatuan dan ikatan silaturrahim yang terjalin antara NU dan organisasi-organisasi lain di Indonesia seperti Muhammadiyah, mestinya dapat dijadikan contoh kerukunan antar umat Islam oleh masyarakat Muslim dunia.